Pembinaan FTBI Bidang Aksara Mbojo di SDN 16 Salama, Murid Berlatih Menulis Aksara Daerah untuk Melestarikan Budaya Bima

 


Pembinaan FTBI Bidang Aksara Mbojo di SDN 16 Salama, Murid Berlatih Menulis Aksara Daerah untuk Melestarikan Budaya Bima

Setelah menyelesaikan kegiatan pembelajaran pada jam pertama, aktivitas di SDN 16 Salama dilanjutkan dengan pembinaan Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) bidang Aksara Mbojo. Kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan murid untuk mengikuti FTBI sekaligus mengenalkan dan menumbuhkan kecintaan terhadap bahasa serta budaya daerah Bima.

Pembinaan dipandu oleh Ibu Miftuhalisa, S.Pd. selaku guru pembina. Pada pertemuan kali ini, murid mendapatkan pendampingan khusus dalam mempelajari cara menulis Aksara Mbojo. Melalui latihan yang dilakukan secara bertahap, murid diarahkan untuk mengenali bentuk setiap aksara dan memperhatikan cara penulisannya dengan mengikuti contoh yang diberikan oleh guru.

Mengenal Aksara Mbojo melalui Kegiatan Pembinaan

Aksara Mbojo merupakan bagian dari kekayaan budaya masyarakat Bima yang perlu dikenalkan dan diwariskan kepada generasi muda. Melalui kegiatan pembinaan FTBI, murid memperoleh kesempatan untuk mempelajari aksara daerah sebagai salah satu bentuk pelestarian warisan bahasa dan budaya lokal.

Kegiatan ini juga menjadi ruang belajar bagi murid untuk memperluas pengetahuan di luar pembelajaran reguler di kelas. Murid tidak hanya berlatih menulis, tetapi juga mulai membangun kedekatan dengan identitas budaya daerah melalui pengenalan aksara yang digunakan dalam tradisi tulis Mbojo.

Guru Memberikan Contoh dan Arahan Penulisan

Dalam pelaksanaan pembinaan, Ibu Miftuhalisa, S.Pd. memberikan contoh mengenai bentuk dan cara penulisan Aksara Mbojo. Guru membimbing murid agar memperhatikan setiap bentuk aksara sebelum mencoba menuliskannya secara mandiri.

Arahan diberikan untuk membantu murid mengenali karakteristik masing-masing aksara dan mengikuti contoh penulisan dengan cermat. Tahapan ini penting agar murid tidak sekadar menyalin bentuk, tetapi juga berlatih membedakan satu aksara dengan aksara lainnya.

Melalui pendampingan langsung, murid memiliki kesempatan untuk memperhatikan kembali contoh dari guru apabila mengalami kesulitan saat menulis.

Berlatih Menulis Aksara secara Bertahap

Setelah mendapatkan contoh dan penjelasan, murid mulai berlatih menuliskan Aksara Mbojo. Latihan dilakukan secara bertahap dengan mengikuti arahan guru serta memperhatikan bentuk setiap aksara yang ditulis.

Dalam proses ini, ketelitian menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan. Murid berlatih menyesuaikan bentuk tulisan dengan contoh yang tersedia agar semakin terbiasa mengenali dan menuliskan aksara daerah tersebut.

Pembinaan secara bertahap memberikan kesempatan kepada murid untuk mengembangkan keterampilan melalui latihan berulang. Dengan bimbingan guru, murid dapat terus memperbaiki penulisannya dan memperkuat penguasaan materi sebagai bekal dalam persiapan mengikuti FTBI.

Mempersiapkan Murid Mengikuti Festival Tunas Bahasa Ibu

Pembinaan FTBI bidang Aksara Mbojo di SDN 16 Salama merupakan bagian dari upaya sekolah dalam mendukung pengembangan potensi murid di bidang bahasa dan budaya daerah. Melalui kegiatan ini, murid mendapatkan kesempatan untuk berlatih secara terarah dengan pendampingan guru pembina.

Selain sebagai persiapan mengikuti festival, kegiatan ini juga memiliki nilai penting dalam menjaga keberadaan aksara daerah agar tetap dikenal oleh generasi muda. Pengenalan dan latihan menulis Aksara Mbojo di lingkungan sekolah diharapkan dapat menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya lokal serta mendorong murid untuk terus mempelajarinya.

Melalui pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan, SDN 16 Salama berupaya memberikan ruang bagi murid untuk mengembangkan keterampilan sekaligus mengenal kekayaan budaya Bima. Dengan demikian, persiapan FTBI tidak hanya berorientasi pada keikutsertaan dalam festival, tetapi juga menjadi bagian dari pembelajaran dan pelestarian warisan budaya daerah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kalender Pendidikan Tahun Ajaran 2026/2027

Hari Jerapah Sedunia 21 Juni 2024 - SDN 16 Salama

Potret Cerita 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat 2025 - SDN 16 Salama