Belajar Pembagian Bilangan Cacah sampai 100 melalui Game Interaktif, Murid Kelas 3A SDN 16 Salama Manfaatkan IFP
Belajar Pembagian Bilangan Cacah sampai 100 melalui Game Interaktif, Murid Kelas 3A SDN 16 Salama Manfaatkan IFP
Pada Rabu, 7 Oktober 2026, murid Kelas 3A SDN 16 Salama mengikuti kegiatan pembelajaran Matematika bersama guru kelas, Ibu Astuti, S.Pd. Kegiatan pembelajaran berlangsung di Laboratorium Teknologi Informasi dan Komunikasi (Lab TIK) dengan memanfaatkan Interactive Flat Panel (IFP) sebagai media pembelajaran digital.
Materi yang dipelajari pada pertemuan ini adalah pembagian bilangan cacah sampai 100. Untuk membantu murid memahami materi dan memberikan kesempatan berlatih secara langsung, pembelajaran dikemas melalui aktivitas interaktif menggunakan game edukasi bertema “Tarik Tambang Matematika”.
Penggunaan media digital ini menghadirkan suasana belajar yang lebih variatif. Murid tidak hanya menyimak penjelasan guru, tetapi juga mendapat kesempatan untuk mencoba menyelesaikan soal pembagian melalui papan digital secara bergantian, baik secara individu maupun melalui perwakilan kelompok.
Mengenal Operasi Hitung Pembagian Bilangan Cacah
Pembagian merupakan salah satu operasi hitung dasar dalam Matematika yang perlu dipahami murid sekolah dasar. Melalui materi pembagian bilangan cacah sampai 100, murid berlatih mengembangkan kemampuan berhitung sekaligus memahami langkah-langkah dalam menyelesaikan soal.
Ibu Astuti, S.Pd. mendampingi murid selama kegiatan pembelajaran agar mereka dapat mengikuti latihan sesuai dengan materi yang dipelajari. Soal-soal pembagian yang disediakan dalam media digital menjadi sarana bagi murid untuk menguji pemahaman dan menerapkan keterampilan berhitung yang telah dipelajari.
Latihan secara langsung juga memberikan kesempatan kepada murid untuk mengenali bentuk soal pembagian dan membiasakan diri mencari jawaban dengan cermat.
Bermain Sambil Belajar melalui “Tarik Tambang Matematika”
Pada kegiatan inti, guru menggunakan game edukasi interaktif bertema “Tarik Tambang Matematika” melalui IFP. Dalam permainan ini, murid secara bergantian maju ke depan untuk memilih soal pembagian yang tersedia pada papan digital, kemudian mencoba menyelesaikannya.
Format permainan memberikan variasi dalam kegiatan latihan Matematika. Murid dapat berinteraksi langsung dengan soal yang ditampilkan di layar, sehingga proses belajar tidak hanya berlangsung melalui penjelasan lisan atau pengerjaan soal di buku.
Melalui aktivitas tersebut, murid memperoleh kesempatan untuk menguji kemampuan berhitung, melatih ketelitian, dan membangun keberanian untuk mencoba menjawab soal di depan teman-temannya. Guru juga dapat mengamati proses murid dalam menyelesaikan soal serta memberikan arahan apabila diperlukan.
Berlatih Secara Individu dan Berkelompok
Selain memberikan kesempatan kepada murid untuk berlatih secara individu, Ibu Astuti juga membagi murid menjadi beberapa kelompok kecil. Setiap kelompok memperoleh kesempatan untuk mengirimkan perwakilannya menyelesaikan soal pembagian secara langsung menggunakan IFP.
Kegiatan berkelompok memberikan pengalaman belajar yang berbeda dari latihan individu. Murid dapat mengikuti jalannya permainan bersama teman-teman, memperhatikan cara penyelesaian soal, serta belajar menghargai kesempatan setiap anggota untuk berpartisipasi.
Pergantian perwakilan kelompok juga membantu menghadirkan keterlibatan yang lebih beragam dalam pembelajaran. Setiap murid dapat menyaksikan proses pengerjaan soal dan membandingkan cara berpikirnya dengan jawaban yang ditampilkan dalam permainan.
Dengan memadukan latihan individu dan aktivitas kelompok, pembelajaran diharapkan dapat mendukung pemahaman materi sekaligus membangun semangat untuk belajar bersama.
Memanfaatkan IFP untuk Pembelajaran Matematika yang Interaktif
Penggunaan Interactive Flat Panel (IFP) di Lab TIK menjadi salah satu bentuk pemanfaatan teknologi dalam kegiatan belajar mengajar di SDN 16 Salama. Melalui tampilan digital yang dapat digunakan secara langsung, guru dapat menyajikan latihan dalam bentuk yang lebih variatif dan memberi kesempatan kepada murid untuk berinteraksi dengan materi pembelajaran.
Dalam kegiatan ini, IFP digunakan sebagai media untuk menampilkan soal dan menjalankan game edukasi “Tarik Tambang Matematika”. Murid dapat maju ke depan untuk memilih serta menjawab soal, sementara teman-temannya mengikuti proses permainan.
Pemanfaatan teknologi tersebut menjadi pelengkap pembelajaran Matematika. Tujuannya bukan sekadar menghadirkan permainan, tetapi juga menyediakan kesempatan bagi murid untuk berlatih berhitung, menerapkan pemahaman, dan terlibat aktif dalam proses belajar.
Menguatkan Kemampuan Berhitung melalui Kegiatan yang Menyenangkan
Pembelajaran Matematika Kelas 3A pada Rabu, 7 Oktober 2026, menjadi salah satu upaya untuk memperkuat pemahaman murid terhadap operasi hitung pembagian bilangan cacah sampai 100. Melalui pendampingan Ibu Astuti, S.Pd., latihan menggunakan IFP, serta permainan interaktif, murid memperoleh kesempatan untuk belajar dan berlatih dengan cara yang lebih bervariasi.
Kegiatan ini juga memberikan ruang bagi murid untuk mengembangkan ketelitian, keberanian mencoba, dan kemampuan mengikuti aktivitas belajar bersama teman-temannya.
SDN 16 Salama terus mendorong pemanfaatan media pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan murid. Dengan memadukan materi pelajaran, latihan langsung, dan teknologi digital, kegiatan belajar diharapkan dapat membantu murid membangun pemahaman Matematika secara bertahap serta semakin percaya diri dalam menyelesaikan soal-soal berhitung.

Komentar
Posting Komentar