Persiapan FTBI Kota Bima, Murid SDN 16 Salama Berlatih Menulis Menggunakan Aksara Bima
Persiapan FTBI Kota Bima, Murid SDN 16 Salama Berlatih Menulis Menggunakan Aksara Bima
Setelah menyelesaikan Sumatif Tengah Semester (STS) Ganjil sesi 1, kegiatan murid SDN 16 Salama dilanjutkan dengan pembinaan bagi murid yang dipersiapkan untuk mengikuti Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Kota Bima.
Pada kesempatan kali ini, pembinaan difokuskan pada keterampilan menulis menggunakan Aksara Bima. Kegiatan didampingi oleh Ibu Miftuhalisa, S.Pd sebagai bagian dari persiapan murid menghadapi salah satu rangkaian lomba dalam FTBI.
Pembinaan Aksara Bima sebagai Persiapan FTBI
Kegiatan pembinaan menjadi ruang bagi murid untuk mengenal dan melatih kembali kemampuan menulis menggunakan Aksara Bima. Murid diarahkan untuk memperhatikan bentuk setiap aksara serta cara menuliskannya ketika digunakan untuk menyusun sebuah teks.
Pembinaan dilakukan secara bertahap agar murid memiliki kesempatan untuk memahami proses penulisan sekaligus berlatih secara langsung. Guru memberikan arahan selama kegiatan sehingga murid dapat memperbaiki penulisan ketika menemukan bagian yang masih mengalami kesulitan.
Menggunakan Patu Mbojo sebagai Bahan Latihan
Sebagai bahan latihan, Ibu Miftuhalisa menyiapkan lembar Patu Mbojo (Pantun Mbojo). Teks tersebut kemudian digunakan murid sebagai bahan untuk berlatih menuliskannya kembali menggunakan Aksara Bima.
Murid terlebih dahulu memperhatikan teks yang telah disiapkan, kemudian mencoba menuangkannya ke dalam bentuk tulisan Aksara Bima. Latihan ini memberikan kesempatan kepada murid untuk menghubungkan teks yang sudah mereka kenal dengan bentuk penulisan menggunakan aksara daerah.
Memperhatikan Bentuk dan Penulisan Aksara
Selama proses latihan, murid perlu memperhatikan bentuk masing-masing aksara ketika menuliskan teks Patu Mbojo. Setiap tulisan yang dibuat menjadi bagian dari proses belajar untuk mengenali dan mengingat bentuk aksara serta cara penggunaannya.
Guru memberikan arahan apabila terdapat penulisan yang masih perlu diperbaiki. Murid kemudian dapat mencoba kembali dengan memperhatikan contoh dan penjelasan yang diberikan selama pembinaan.
Murid Berlatih Menulis secara Mandiri
Selain mendapatkan pendampingan, murid juga diberikan kesempatan untuk mencoba menulis secara mandiri. Setelah menyelesaikan tulisan, murid diarahkan untuk memperhatikan kembali hasil pekerjaannya.
Proses melihat kembali hasil tulisan menjadi bagian dari latihan. Murid dapat mengenali bagian yang sudah ditulis sesuai dengan bentuk aksara dan bagian yang masih perlu diperbaiki.
Guru Memberikan Pendampingan Selama Latihan
Ibu Miftuhalisa mendampingi murid selama proses pembinaan berlangsung. Guru memberikan penjelasan, menunjukkan bagian yang perlu diperhatikan, serta membantu murid ketika mengalami kesulitan dalam menuliskan teks menggunakan Aksara Bima.
Pendampingan dilakukan agar murid tidak hanya menyelesaikan latihan, tetapi juga memahami proses penulisan dan semakin terbiasa menggunakan bentuk aksara tersebut.
Menjaga Bahasa dan Aksara Daerah melalui Persiapan FTBI
Pembinaan menulis Aksara Bima menjadi salah satu bentuk kegiatan yang memberikan ruang kepada murid untuk mengenal dan menggunakan unsur bahasa serta budaya daerah. Melalui latihan berbasis Patu Mbojo, murid mendapatkan pengalaman mengolah teks ke dalam bentuk tulisan Aksara Bima.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari persiapan murid SDN 16 Salama menuju Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Kota Bima. Dengan latihan yang dilakukan secara bertahap dan pendampingan dari guru, murid terus diberikan kesempatan untuk memperkuat keterampilan yang akan digunakan dalam rangkaian kegiatan tersebut.

Komentar
Posting Komentar