Murid SDN 16 Salama Tampil di Lomba LOA Bima, Asah Pengetahuan dan Kerja Sama melalui Pertandingan Berbasis IFP

 


Murid SDN 16 Salama Tampil di Lomba LOA Bima, Asah Pengetahuan dan Kerja Sama melalui Pertandingan Berbasis IFP 💻🏆

SDN 16 Salama turut ambil bagian dalam Lomba LOA Bima yang diselenggarakan oleh SDN 20 Rabadompu Timur. Dalam kegiatan tersebut, murid SDN 16 Salama bersama guru pembina hadir untuk mengikuti pertandingan dan memberikan kemampuan terbaik mereka.

Keikutsertaan dalam perlombaan ini menjadi kesempatan bagi murid untuk mendapatkan pengalaman baru di luar kegiatan pembelajaran sehari-hari. Selain menguji pengetahuan melalui soal-soal yang diberikan, murid juga ditantang untuk berkonsentrasi, berpikir cepat, berani mengambil keputusan, dan bekerja sama dengan anggota tim.

SDN 16 Salama Mendapat Nomor Peserta 7

Dalam Lomba LOA Bima, SDN 16 Salama mendapatkan nomor peserta 7 dengan jadwal pertandingan pada pukul 14.00 WITA.

Pada pertandingan tersebut, tim SDN 16 Salama berhadapan dengan SDN 24 Rabangodu. Pertemuan antartim menjadi bagian dari pengalaman berharga bagi murid untuk merasakan suasana kompetisi secara langsung.

Sebelum pertandingan dimulai, murid bersama guru pembina mempersiapkan diri dan mengikuti arahan yang diberikan oleh panitia.

Perlombaan Menggunakan Papan Interaktif atau IFP 💻🎮

Salah satu hal menarik dari Lomba LOA Bima adalah penggunaan Papan Interaktif (IFP) sebagai media dalam pertandingan.

Soal-soal yang harus dikerjakan peserta ditampilkan melalui layar IFP. Dengan demikian, murid tidak hanya menjawab soal dengan cara tertulis seperti pada kegiatan evaluasi di kelas, tetapi juga berinteraksi langsung dengan media digital yang digunakan dalam perlombaan.

Penggunaan IFP memberikan pengalaman yang berbeda bagi murid. Teknologi yang selama ini dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran di sekolah, dalam kegiatan ini digunakan sebagai bagian dari pertandingan.

Hal tersebut menjadi pengalaman tersendiri bagi murid untuk menggunakan teknologi dalam situasi yang membutuhkan konsentrasi dan kecepatan dalam menjawab.

Bersiap Sebelum Pertandingan Dimulai

Sebelum lomba dimulai, guru pembina masuk bersama tim SDN 16 Salama ke dalam ruang perlombaan.

Masing-masing tim kemudian mengambil posisi dan berbaris sesuai dengan arahan panitia. Para peserta menunggu hingga seluruh persiapan pertandingan selesai.

Setelah semua peserta siap, panitia memberikan tanda dimulainya perlombaan. Sebanyak 50 soal telah disiapkan untuk dikerjakan oleh para peserta dalam pertandingan.

Pada saat itulah setiap anggota tim mulai mempersiapkan diri untuk mendapatkan kesempatan menjawab soal yang ditampilkan melalui IFP.

Menjawab Soal Secara Bergiliran 📝

Dalam pertandingan, setiap anggota tim mendapatkan kesempatan untuk mengerjakan soal secara bergiliran.

Murid maju sesuai dengan giliran dan berusaha menyelesaikan soal yang ditampilkan melalui IFP. Setiap kesempatan menjadi momen bagi murid untuk menunjukkan pengetahuan dan kemampuan berpikir yang telah mereka miliki.

Karena soal dikerjakan secara bergiliran, setiap anggota tim memiliki peran dalam pertandingan. Dukungan dan kerja sama antarteman menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari proses tersebut.

Suasana pertandingan pun terasa semakin seru ketika murid berusaha memberikan jawaban terbaik pada setiap kesempatan yang mereka dapatkan.

Melatih Konsentrasi dan Keberanian

Mengikuti perlombaan memberikan pengalaman yang berbeda dari pembelajaran biasa di kelas. Murid perlu memusatkan perhatian pada soal yang muncul dan menentukan jawaban dalam suasana pertandingan.

Situasi tersebut dapat menjadi latihan bagi murid untuk tetap berkonsentrasi ketika menghadapi tantangan. Mereka juga mendapatkan kesempatan untuk tampil di hadapan peserta lain dan mencoba menyelesaikan soal secara langsung.

Keberanian untuk maju, mencoba menjawab, dan menerima hasil dari setiap jawaban menjadi bagian dari pengalaman yang dapat mereka bawa kembali ke lingkungan sekolah.

Belajar Bekerja Sama sebagai Sebuah Tim

Lomba LOA Bima juga memberikan pengalaman kepada murid tentang pentingnya kerja sama. Setiap anggota tim mendapatkan giliran untuk berkontribusi dalam pertandingan.

Meskipun soal dikerjakan secara bergiliran, keberhasilan mengikuti pertandingan tidak terlepas dari peran seluruh anggota tim. Setiap murid memiliki kesempatan untuk memberikan kemampuan terbaiknya.

Dari pengalaman tersebut, murid dapat belajar bahwa dalam sebuah tim, setiap anggota memiliki peran dan kesempatan untuk memberikan kontribusi.

Menggabungkan Pengetahuan dan Teknologi

Penggunaan IFP dalam Lomba LOA Bima menunjukkan bagaimana teknologi dapat menjadi bagian dari pengalaman belajar dan berkompetisi.

Murid tidak hanya dituntut untuk memiliki pengetahuan, tetapi juga perlu terbiasa menggunakan media digital dalam menyelesaikan tugas. Pengalaman seperti ini memberikan kesempatan bagi murid untuk mengembangkan kemampuan mereka dalam menghadapi bentuk kegiatan yang memadukan pengetahuan dengan teknologi.

Bagi SDN 16 Salama, keikutsertaan dalam lomba ini juga menjadi pengalaman untuk terus mengenalkan kepada murid bahwa teknologi dapat digunakan secara positif sebagai bagian dari proses belajar.

Pengalaman Lebih Berharga daripada Sekadar Hasil

Keikutsertaan SDN 16 Salama dalam Lomba LOA Bima bukan hanya tentang hasil akhir pertandingan. Lebih dari itu, kegiatan ini memberikan pengalaman kepada murid untuk tampil, berinteraksi dengan peserta dari sekolah lain, menggunakan teknologi, dan menghadapi tantangan dalam suasana kompetisi.

Murid mendapatkan kesempatan untuk menguji pengetahuan yang dimiliki sekaligus belajar mengelola rasa percaya diri ketika berada dalam sebuah perlombaan.

Setiap soal yang dikerjakan, setiap giliran yang dijalani, dan setiap keputusan yang diambil menjadi bagian dari pengalaman belajar yang tidak selalu diperoleh di dalam kelas.

Terima Kasih kepada Penyelenggara 🏫

SDN 16 Salama menyampaikan terima kasih kepada SDN 20 Rabadompu Timur selaku penyelenggara Lomba LOA Bima atas kesempatan yang diberikan kepada murid untuk berkompetisi dan belajar bersama.

Kegiatan seperti ini memberikan ruang bagi murid untuk mengembangkan potensi sekaligus memperluas pengalaman mereka melalui interaksi dengan sekolah lain.

Apa pun hasil akhirnya, keberanian untuk tampil, mencoba, bekerja sama, dan memberikan yang terbaik merupakan bagian penting dari perjalanan belajar murid.

Hari ini mereka belajar berkompetisi. Dari pengalaman tersebut, mereka juga belajar bahwa keberanian untuk mencoba adalah langkah penting untuk terus berkembang. 💪📚🏆

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kalender Pendidikan Tahun Ajaran 2026/2027

Hari Jerapah Sedunia 21 Juni 2024 - SDN 16 Salama

Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas V: Memahami Surel (Surat Elektronik) dan Cara Menyusunnya - SDN 16 Salama