BNNK Kota Bima Edukasi Murid SDN 16 Salama tentang Bahaya dan Dampak Penyalahgunaan NAPZA Sejak Dini


 

BNNK Kota Bima Edukasi Murid SDN 16 Salama tentang Bahaya dan Dampak Penyalahgunaan NAPZA Sejak Dini

SDN 16 Salama mendapat kunjungan dari Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Bima dalam kegiatan sosialisasi mengenai dampak penggunaan dan penyalahgunaan NAPZA. Kegiatan ini diikuti oleh murid dan guru yang berkumpul bersama di lapangan sekolah.

Sosialisasi tersebut menjadi kesempatan bagi warga sekolah untuk mendapatkan pengetahuan secara langsung mengenai bahaya NAPZA serta pentingnya membangun kesadaran untuk menjauhi penyalahgunaan zat berbahaya sejak usia sekolah.

BNNK Kota Bima Hadir Memberikan Edukasi

Dalam kegiatan tersebut, Bapak Ary Amirullah, Pengolah Data Subbagian Umum BNNK Kota Bima, hadir sebagai narasumber. Beliau menyampaikan berbagai informasi yang berkaitan dengan NAPZA dengan tujuan memberikan pemahaman kepada murid mengenai risiko penyalahgunaan serta pentingnya menjaga diri dari pengaruh yang dapat membawa pada perilaku tersebut.

Bagi murid sekolah dasar, pengenalan terhadap bahaya NAPZA menjadi bagian penting dari edukasi pencegahan. Murid perlu mendapatkan informasi yang benar agar dapat mengenali hal-hal yang berisiko dan memahami bahwa penyalahgunaan NAPZA dapat membawa dampak buruk bagi kehidupan.

Melalui penyampaian materi secara langsung, murid diajak untuk tidak hanya mengetahui istilah NAPZA, tetapi juga memahami mengapa penyalahgunaannya harus dihindari.

Mengenal Jenis dan Bahaya NAPZA

Pada sesi penyampaian materi, narasumber memperkenalkan berbagai jenis NAPZA sekaligus menjelaskan bahayanya. Informasi tersebut membantu murid mengenali bahwa terdapat berbagai zat yang dapat memberikan dampak buruk apabila disalahgunakan.

Pengetahuan ini menjadi bekal bagi murid untuk lebih berhati-hati dalam kehidupan sehari-hari. Edukasi sejak dini diharapkan dapat membantu membentuk sikap waspada sehingga murid mampu menjaga diri dari berbagai pengaruh negatif.

Pesan utama yang ditekankan adalah pentingnya menjauhi penyalahgunaan NAPZA dan memilih lingkungan serta aktivitas yang memberikan pengaruh positif.

Belajar melalui Tayangan Video

Agar materi yang disampaikan lebih mudah dipahami, kegiatan sosialisasi juga dilengkapi dengan tayangan video mengenai dampak penggunaan NAPZA.

Melalui media visual tersebut, murid diajak melihat gambaran mengenai berbagai dampak yang dapat muncul akibat penyalahgunaan NAPZA. Materi tidak hanya berkaitan dengan kesehatan, tetapi juga kehidupan sehari-hari serta masa depan seseorang.

Penggunaan video membuat penyampaian informasi menjadi lebih beragam. Murid tidak hanya mendengarkan penjelasan narasumber, tetapi juga memperoleh gambaran melalui tayangan yang dapat membantu mereka memahami pesan yang disampaikan.

Kuis untuk Menguatkan Pemahaman Murid

Setelah mendapatkan berbagai informasi, kegiatan dilanjutkan dengan kuis. Narasumber memberikan beberapa pertanyaan kepada murid yang berkaitan dengan materi sosialisasi.

Kuis menjadi bagian yang menarik karena murid mendapatkan kesempatan untuk mengingat kembali informasi yang telah mereka dengarkan dan saksikan. Beberapa murid turut menjawab pertanyaan yang diberikan berdasarkan pemahaman mereka terhadap materi.

Kegiatan seperti ini juga memberikan ruang interaksi antara narasumber dan murid. Materi yang sebelumnya disampaikan dapat kembali diingat melalui pertanyaan-pertanyaan sederhana sehingga pesan edukasi menjadi lebih mudah melekat.

Membangun Kesadaran untuk Menjaga Diri

Sosialisasi tentang NAPZA bukan hanya memberikan pengetahuan mengenai zat-zat berbahaya, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran murid untuk menjaga diri.

Pada usia sekolah, murid sedang belajar mengenal lingkungan dan berbagai hal yang ada di sekitarnya. Karena itu, pengetahuan mengenai bahaya penyalahgunaan NAPZA dapat menjadi salah satu bekal agar murid mampu mengambil pilihan yang baik dalam kehidupan sehari-hari.

Murid diharapkan memahami pentingnya memilih pergaulan yang positif, mengikuti kegiatan yang bermanfaat, serta berani menolak hal-hal yang dapat membahayakan diri.

Peran Sekolah dalam Edukasi Pencegahan

Sekolah memiliki peran dalam memberikan lingkungan belajar yang aman sekaligus membekali murid dengan pengetahuan yang dapat membantu mereka menghadapi berbagai tantangan di luar sekolah.

Kegiatan sosialisasi bersama BNNK Kota Bima menjadi salah satu bentuk edukasi yang memperluas wawasan murid. Guru dan murid mendapatkan kesempatan untuk belajar dari narasumber yang memberikan informasi khusus mengenai bahaya penyalahgunaan NAPZA.

Kolaborasi seperti ini menjadi langkah yang berarti dalam membangun kesadaran bersama bahwa pencegahan penyalahgunaan NAPZA perlu dikenalkan sejak dini dan dilakukan melalui edukasi yang sesuai dengan usia anak.

Bekal untuk Memilih Lingkungan yang Positif

Pesan yang disampaikan dalam kegiatan ini diharapkan tidak berhenti ketika sosialisasi selesai. Pengetahuan yang diperoleh murid dapat menjadi bekal untuk lebih berhati-hati dalam pergaulan dan menentukan kegiatan yang mereka ikuti.

Murid dapat diarahkan untuk mengisi waktu dengan aktivitas positif, belajar dengan baik, menjaga hubungan yang sehat dengan teman, serta membangun kebiasaan yang mendukung masa depan mereka.

Kesadaran untuk menjaga diri juga dapat tumbuh dari keberanian untuk mengatakan tidak terhadap penyalahgunaan NAPZA dan memilih lingkungan yang memberikan pengaruh baik.

Edukasi Bersama untuk Masa Depan Anak

Kegiatan sosialisasi NAPZA di SDN 16 Salama menjadi pengalaman edukatif bagi murid dan guru. Melalui penjelasan narasumber, tayangan video, serta kuis, murid memperoleh informasi yang diharapkan dapat membantu mereka memahami bahaya penyalahgunaan NAPZA sejak dini.

SDN 16 Salama menyampaikan terima kasih kepada BNNK Kota Bima, khususnya kepada Bapak Ary Amirullah, atas edukasi dan perhatian yang diberikan kepada murid serta keluarga besar sekolah.

Semoga kegiatan seperti ini dapat terus menjadi bagian dari upaya bersama dalam memberikan perlindungan melalui pengetahuan. Karena dengan mengenal bahayanya sejak dini, anak-anak dapat belajar menjaga diri, memilih pergaulan yang baik, dan tumbuh menjadi generasi yang sehat, kuat, serta memiliki masa depan yang lebih baik. 🌱💪

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kalender Pendidikan Tahun Ajaran 2026/2027

Hari Jerapah Sedunia 21 Juni 2024 - SDN 16 Salama

Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas V: Memahami Surel (Surat Elektronik) dan Cara Menyusunnya - SDN 16 Salama