Belajar Perkalian Lebih Seru dengan IFP, Murid Kelas 3A SDN 16 Salama Bermain “Tarik Tambang Matematika”
Belajar Perkalian Lebih Seru dengan IFP, Murid Kelas 3A SDN 16 Salama Bermain “Tarik Tambang Matematika”
Rabu, 2 September 2026, murid Kelas 3A SDN 16 Salama mengikuti pembelajaran Matematika di Laboratorium TIK bersama guru kelas. Pada kegiatan kali ini, pembelajaran memanfaatkan Papan Interaktif (Interactive Flat Panel/IFP) untuk membantu murid berlatih perkalian melalui aktivitas digital yang interaktif.
Materi perkalian tidak hanya dipelajari melalui penjelasan dan latihan soal di buku. Guru mengajak murid belajar dengan pendekatan yang lebih menyenangkan melalui permainan digital “Tarik Tambang Matematika”. Melalui permainan tersebut, murid dapat berlatih menghitung sekaligus berinteraksi langsung dengan layar IFP.
Mengingat Kembali Konsep Perkalian
Sebelum memasuki permainan, guru terlebih dahulu mengajak murid mengingat kembali konsep dasar perkalian. Murid diarahkan untuk memahami bahwa perkalian dapat dipandang sebagai penjumlahan berulang.
Apersepsi ini menjadi bagian penting sebelum latihan dimulai. Dengan mengingat kembali konsep yang sudah dipelajari, murid dapat menghubungkan pemahaman sebelumnya dengan soal-soal perkalian yang akan mereka kerjakan.
Guru memberikan penguatan agar murid tidak hanya menghafal hasil perkalian, tetapi juga memahami bagaimana sebuah perkalian dapat diperoleh melalui penjumlahan berulang.
Memanfaatkan IFP dalam Pembelajaran Matematika
Setelah apersepsi, guru memperkenalkan kegiatan utama yang akan dilakukan. Kali ini, latihan perkalian dikemas dalam bentuk permainan digital yang ditampilkan melalui IFP.
Penggunaan layar interaktif memberikan pengalaman yang berbeda bagi murid. Mereka dapat melihat soal secara langsung pada layar dan berinteraksi dengan permainan menggunakan sentuhan.
Pembelajaran seperti ini memberikan ruang bagi murid untuk belajar sambil melakukan. Soal yang biasanya dikerjakan secara tertulis dapat dikemas menjadi sebuah tantangan yang membuat murid lebih tertarik untuk mencoba.
Bermain “Tarik Tambang Matematika”
Kegiatan inti dilakukan melalui permainan digital “Tarik Tambang Matematika”. Murid maju ke depan secara berpasangan maupun berkelompok untuk menyelesaikan soal perkalian yang muncul pada layar IFP.
Beberapa soal yang diberikan antara lain 5 × 7, 2 × 4, 3 × 5, dan 3 × 4. Murid perlu menghitung hasil perkalian kemudian memberikan jawaban melalui permainan.
Konsep permainan dibuat seperti pertandingan tarik tambang. Setiap jawaban yang benar membantu karakter digital dalam permainan menarik tali tambang ke arah kelompok mereka.
Dengan demikian, murid tidak hanya berhadapan dengan angka dan simbol perkalian, tetapi juga melihat secara langsung bagaimana jawaban mereka memengaruhi jalannya permainan.
Menghitung dengan Cepat dan Tepat
Permainan membuat murid terdorong untuk menyelesaikan soal dengan cepat sekaligus tetap memperhatikan ketepatan jawaban. Mereka perlu menggunakan kemampuan berhitung yang telah dipelajari untuk menentukan hasil setiap soal.
Dalam prosesnya, murid dapat mengingat kembali fakta-fakta perkalian yang sudah diketahui. Bagi murid yang masih membutuhkan waktu untuk menghitung, permainan juga menjadi kesempatan untuk berlatih tanpa harus merasa bahwa latihan Matematika hanya berupa soal-soal tertulis.
Suasana belajar pun menjadi lebih hidup. Ada murid yang maju untuk mencoba menjawab, sementara teman-temannya ikut memperhatikan jalannya permainan.
Belajar Bersama melalui Aktivitas Digital
Kegiatan ini juga memberikan pengalaman belajar bersama. Murid mendapat kesempatan untuk bekerja secara berpasangan maupun berkelompok ketika menyelesaikan tantangan yang diberikan.
Selain kemampuan berhitung, aktivitas tersebut melatih murid untuk memperhatikan soal, mengambil keputusan, dan berani mencoba jawaban di depan teman-teman.
Pemanfaatan IFP menjadi salah satu cara untuk menghadirkan variasi dalam pembelajaran. Teknologi tidak hanya digunakan sebagai media untuk menampilkan materi, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk membuat latihan menjadi lebih interaktif.
Matematika Tidak Harus Selalu Serius
Melalui “Tarik Tambang Matematika”, murid Kelas 3A belajar bahwa Matematika dapat dipelajari dengan berbagai cara. Latihan perkalian yang membutuhkan ketelitian dapat dikemas menjadi permainan yang membuat murid lebih bersemangat untuk mencoba.
Kegiatan ini juga menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis teknologi dapat dipadukan dengan materi dasar yang tetap membutuhkan kemampuan berhitung. IFP menjadi sarana untuk menghadirkan pengalaman belajar yang lebih visual dan interaktif, sementara konsep perkalian tetap menjadi fokus utama kegiatan.
Menguatkan Kemampuan Perkalian melalui Permainan
Kegiatan pembelajaran Matematika di Kelas 3A menjadi bagian dari upaya untuk terus menguatkan kemampuan perkalian murid. Melalui pengulangan konsep, latihan soal, dan permainan digital, murid mendapatkan kesempatan untuk menggunakan pengetahuan mereka dalam suasana yang berbeda.
Dari soal sederhana seperti 2 × 4, 3 × 4, 3 × 5, hingga 5 × 7, murid terus berlatih mengenali pola dan hasil perkalian. Pengalaman belajar melalui permainan diharapkan dapat membantu murid semakin terbiasa dengan perkalian sekaligus menumbuhkan keberanian untuk mencoba.
📚🎮 Belajar Matematika bisa menjadi lebih menyenangkan ketika angka dan permainan dipadukan. Melalui IFP dan “Tarik Tambang Matematika”, murid Kelas 3A SDN 16 Salama tidak hanya berlatih perkalian, tetapi juga belajar berani mencoba, berpikir cepat, dan menikmati proses belajar bersama.

Komentar
Posting Komentar