Murid Kelas 6 SDN 16 Salama Asah Berpikir Kritis melalui Pembelajaran Berbasis IFP


 

Murid Kelas 6 SDN 16 Salama Asah Berpikir Kritis melalui Pembelajaran Berbasis IFP

Pembelajaran di kelas 6 SDN 16 Salama hari ini berlangsung dengan memanfaatkan Interactive Flat Panel (IFP) sesuai jadwal penggunaan yang telah ditetapkan sekolah. Bersama guru kelas, murid mengikuti pembelajaran interaktif dengan materi menjawab pertanyaan tersirat dari gambar dan tayangan visual, sebagai bagian dari penguatan kemampuan literasi dan berpikir kritis.

Kegiatan diawali dengan guru menampilkan sebuah video yang berisi berbagai gambar dan tayangan visual melalui layar digital IFP. Dengan tampilan yang lebih besar, jelas, dan menarik, murid dapat mengamati setiap gambar secara saksama sehingga lebih mudah memahami informasi yang disajikan.

Selama tayangan berlangsung, guru mengarahkan murid untuk memperhatikan setiap detail pada gambar, seperti tokoh, aktivitas, suasana, serta hubungan antargambar. Guru kemudian memberikan pertanyaan pemantik yang mendorong murid berpikir lebih mendalam, tidak hanya berdasarkan informasi yang tampak, tetapi juga pesan atau makna yang tersirat di balik tayangan tersebut.

Setelah melakukan pengamatan, murid diminta menafsirkan informasi yang mereka peroleh, kemudian menuangkannya ke dalam bentuk teks menggunakan kalimat mereka sendiri. Kegiatan ini melatih murid untuk menghubungkan informasi visual dengan kemampuan berbahasa, sehingga mereka dapat menyampaikan hasil pengamatan secara runtut, jelas, dan mudah dipahami.

Selama proses pembelajaran, guru memberikan pendampingan kepada murid dalam menyusun kalimat, memilih kosakata yang tepat, serta mengembangkan ide berdasarkan hasil pengamatan. Guru juga mengajak murid berdiskusi mengenai berbagai kemungkinan jawaban sehingga mereka terbiasa menghargai pendapat teman dan menyampaikan alasan secara logis.

Suasana belajar berlangsung aktif dan interaktif. Murid tampak antusias memperhatikan tayangan yang ditampilkan melalui IFP, mengangkat tangan untuk menjawab pertanyaan, serta berdiskusi bersama teman mengenai makna yang terkandung dalam setiap gambar. Pemanfaatan teknologi digital membuat pembelajaran menjadi lebih menarik sekaligus meningkatkan partisipasi murid dalam setiap kegiatan.

Melalui pembelajaran ini, murid tidak hanya belajar memahami informasi tersirat, tetapi juga mengembangkan kemampuan mengamati, menganalisis, menarik kesimpulan, berpikir kritis, serta menyusun teks berdasarkan hasil pengamatan. Keterampilan tersebut merupakan bagian penting dalam penguatan literasi yang dibutuhkan murid untuk memahami berbagai informasi, baik dalam pembelajaran maupun kehidupan sehari-hari.

SDN 16 Salama terus mengoptimalkan pemanfaatan Interactive Flat Panel (IFP) sebagai media pembelajaran yang inovatif untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih interaktif, menarik, dan bermakna. Diharapkan penggunaan teknologi pembelajaran ini mampu meningkatkan kemampuan literasi, kreativitas, dan keterampilan berpikir tingkat tinggi murid sebagai bekal menghadapi tantangan pembelajaran di masa depan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hari Jerapah Sedunia 21 Juni 2024 - SDN 16 Salama

Potret Cerita 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat 2025 - SDN 16 Salama

Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas V: Memahami Surel (Surat Elektronik) dan Cara Menyusunnya - SDN 16 Salama