Murid Kelas 5 SDN 16 Salama Belajar IPAS Menggunakan IFP di Laboratorium TIK
Murid Kelas 5 SDN 16 Salama Belajar IPAS Menggunakan IFP di Laboratorium TIK
Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di kelas 5 SDN 16 Salama hari ini berlangsung di Laboratorium TIK dengan memanfaatkan Interactive Flat Panel (IFP) sebagai media pembelajaran digital. Materi yang dipelajari adalah “Indonesia Zamrud Khatulistiwa”, yang membahas kondisi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan yang terletak di sekitar garis khatulistiwa.
Kegiatan pembelajaran diawali dengan berdoa bersama sebagai bentuk pembiasaan positif sebelum belajar. Setelah itu, guru mengajak murid melakukan ice breaking untuk menciptakan suasana yang lebih santai dan membangun semangat belajar. Murid tampak antusias mengikuti kegiatan sehingga suasana kelas menjadi lebih hidup dan siap untuk menerima materi.
Sebagai apersepsi, guru mengajak murid mengingat kembali materi yang telah dipelajari pada pertemuan sebelumnya, kemudian menghubungkannya dengan topik baru tentang letak geografis Indonesia, kekayaan alam, iklim tropis, serta keanekaragaman yang dimiliki Indonesia sebagai negara kepulauan. Kegiatan ini membantu murid membangun keterkaitan antara pengetahuan lama dan materi baru sehingga pemahaman menjadi lebih bermakna.
Setelah mendapatkan penjelasan singkat dari guru, murid menyimak video pembelajaran yang ditampilkan melalui Interactive Flat Panel (IFP). Melalui tampilan gambar, animasi, peta, dan penjelasan visual yang menarik, murid dapat melihat secara langsung gambaran tentang wilayah Indonesia, posisi Indonesia di garis khatulistiwa, serta berbagai keunggulan geografis yang menjadikan Indonesia dikenal sebagai Zamrud Khatulistiwa.
Pemanfaatan media digital ini membuat pembelajaran menjadi lebih interaktif dibandingkan hanya menggunakan buku teks. Murid tampak fokus memperhatikan tayangan dan beberapa kali memberikan tanggapan terhadap informasi yang mereka amati dari video pembelajaran.
Sebagai evaluasi, guru melaksanakan kuis interaktif menggunakan IFP. Murid menjawab pertanyaan secara bergiliran di depan kelas, kemudian mendiskusikan jawaban bersama guru dan teman-temannya. Kegiatan kuis ini membuat suasana belajar semakin aktif dan menyenangkan karena murid terlibat langsung dalam proses pembelajaran.
Melalui pembelajaran berbasis IFP ini, murid tidak hanya memperoleh pemahaman tentang kondisi geografis Indonesia, tetapi juga mengembangkan berbagai keterampilan penting, seperti berpikir kritis, berkonsentrasi, berani menyampaikan jawaban, bekerja sama dalam diskusi, serta memanfaatkan teknologi sebagai sarana belajar.
SDN 16 Salama terus berupaya mengoptimalkan penggunaan Interactive Flat Panel (IFP) dan fasilitas Laboratorium TIK untuk menghadirkan pembelajaran yang inovatif, menarik, dan sesuai dengan perkembangan teknologi pendidikan. Diharapkan pemanfaatan media digital seperti ini dapat meningkatkan motivasi belajar murid, memperkuat pemahaman konsep IPAS, serta membekali mereka dengan keterampilan abad ke-21 yang diperlukan untuk menghadapi tantangan pembelajaran di masa depan.

Komentar
Posting Komentar