Pembelajaran PAIBP Murid Kelas 6 SDN 16 Salama Berlangsung Aktif dan Menyenangkan melalui Game, Asesmen Diagnostik, dan Kesepakatan Kelas
Pembelajaran PAIBP Murid Kelas 6 SDN 16 Salama Berlangsung Aktif dan Menyenangkan melalui Game, Asesmen Diagnostik, dan Kesepakatan Kelas
✨📖 Mengawali pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (PAIBP) pada Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2026/2027, murid kelas 6 SDN 16 Salama mengikuti kegiatan pembelajaran yang aktif, interaktif, dan menyenangkan bersama guru mata pelajaran, Ibu Herlina, S.Pd.I. Berbagai aktivitas dirancang untuk membangun semangat belajar, mempererat kebersamaan, sekaligus mengenali karakteristik dan kebutuhan belajar murid sejak awal semester.
Kegiatan diawali dengan Game Bermain Clue yang melibatkan seluruh murid dalam suasana penuh semangat. Melalui permainan ini, murid diajak untuk berpikir kritis, bekerja sama dalam kelompok, berkomunikasi dengan baik, serta menyelesaikan tantangan yang diberikan oleh guru. Selain menciptakan suasana kelas yang lebih hidup, permainan ini juga menjadi sarana untuk membangun kekompakan dan mempererat hubungan antarmurid.
Setelah suasana kelas semakin akrab, kegiatan dilanjutkan dengan penyusunan Kesepakatan Kelas. Guru mengajak murid berdiskusi mengenai berbagai aturan dan kebiasaan positif yang akan diterapkan selama mengikuti pembelajaran PAIBP. Murid diberikan kesempatan untuk menyampaikan pendapat dan usulan sehingga kesepakatan yang dihasilkan merupakan komitmen bersama seluruh warga kelas.
Kesepakatan tersebut mencakup berbagai nilai positif, seperti datang tepat waktu, mengikuti pembelajaran dengan sungguh-sungguh, menghormati guru dan teman, berbicara dengan sopan, menjaga kebersihan kelas, serta saling membantu dalam proses belajar. Melalui kegiatan ini, murid belajar bertanggung jawab terhadap aturan yang telah disepakati bersama sekaligus membangun budaya belajar yang disiplin, aman, dan saling menghargai.
Selanjutnya, Ibu Herlina melaksanakan asesmen diagnostik kognitif dan nonkognitif. Asesmen ini bertujuan untuk memperoleh gambaran awal mengenai kemampuan akademik, karakteristik, minat, motivasi belajar, serta kondisi sosial dan emosional setiap murid. Guru menjelaskan bahwa asesmen tersebut bukan untuk menentukan nilai, melainkan sebagai dasar dalam merancang pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dan potensi masing-masing murid.
Melalui asesmen diagnostik, guru dapat mengidentifikasi kemampuan awal murid sehingga strategi, metode, dan pendekatan pembelajaran yang digunakan selama satu semester dapat lebih efektif, inklusif, dan berpihak pada kebutuhan belajar setiap murid.
Agar semangat belajar tetap terjaga, kegiatan ditutup dengan ice breaking yang menghadirkan berbagai aktivitas sederhana namun menyenangkan. Murid tampak antusias mengikuti setiap gerakan dan permainan yang dipandu guru. Kegiatan ini tidak hanya menciptakan suasana belajar yang ceria, tetapi juga membantu murid kembali fokus, rileks, dan siap mengikuti pembelajaran berikutnya.
Seluruh rangkaian pembelajaran berlangsung dengan penuh antusiasme. Murid aktif berpartisipasi dalam setiap kegiatan, berani menyampaikan pendapat, bekerja sama dengan teman, serta menunjukkan semangat belajar yang tinggi. Suasana kelas yang hangat dan interaktif menjadi awal yang baik dalam membangun pengalaman belajar yang bermakna pada Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2026/2027.
Melalui pembelajaran yang memadukan permainan edukatif, penyusunan kesepakatan kelas, asesmen diagnostik, dan aktivitas penyegar, SDN 16 Salama terus berkomitmen menghadirkan proses pembelajaran yang tidak hanya mengembangkan kemampuan akademik, tetapi juga membentuk karakter, keterampilan sosial, dan kepercayaan diri murid.
🌟 Dengan pembelajaran yang aktif, menyenangkan, dan berpihak pada murid, diharapkan setiap murid kelas 6 SDN 16 Salama semakin termotivasi untuk belajar, mengembangkan potensi yang dimiliki, serta tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, berakhlak mulia, dan siap meraih prestasi.

Komentar
Posting Komentar