MPLS Hari Kedua Murid Kelas 3A SDN 16 Salama: Menyusun Kesepakatan Kelas, Organisasi Kelas, dan Jadwal Piket untuk Membangun Budaya Positif


 

MPLS Hari Kedua Murid Kelas 3A SDN 16 Salama: Menyusun Kesepakatan Kelas, Organisasi Kelas, dan Jadwal Piket untuk Membangun Budaya Positif

🌟📚 Memasuki hari kedua Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), murid kelas 3A SDN 16 Salama mengikuti berbagai kegiatan yang dirancang untuk membangun budaya kelas yang positif, menumbuhkan rasa tanggung jawab, serta mempererat kebersamaan antarwarga kelas. Seluruh kegiatan dipandu oleh guru kelas, Ibu Astuti, S.Pd., dalam suasana yang aktif, menyenangkan, dan melibatkan seluruh murid.

Kegiatan diawali dengan penyusunan Kesepakatan Kelas. Guru mengajak seluruh murid berdiskusi mengenai berbagai aturan dan kebiasaan baik yang akan diterapkan selama proses pembelajaran. Murid diberikan kesempatan untuk menyampaikan pendapat tentang sikap dan perilaku yang perlu dibiasakan agar kelas menjadi tempat belajar yang aman, nyaman, tertib, dan menyenangkan.

Dari hasil diskusi tersebut, disusunlah kesepakatan bersama yang berisi komitmen untuk datang tepat waktu, saling menghormati guru dan teman, menjaga kebersihan kelas, berbicara dengan sopan, mengikuti pembelajaran dengan sungguh-sungguh, serta bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan. Kesepakatan ini menjadi pedoman bersama yang akan diterapkan sepanjang Tahun Pelajaran 2026/2027.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan penyusunan Struktur Organisasi Kelas. Guru menjelaskan pentingnya pembagian tugas dalam sebuah kelas agar setiap kegiatan dapat berjalan dengan baik. Murid kemudian memilih pengurus kelas melalui musyawarah, sehingga setiap keputusan diambil secara bersama-sama dengan menjunjung tinggi sikap demokratis dan saling menghargai.

Melalui kegiatan ini, murid belajar tentang nilai-nilai kepemimpinan, kerja sama, tanggung jawab, dan kepercayaan. Pengurus kelas yang terpilih diharapkan mampu menjadi teladan bagi teman-temannya serta membantu guru dalam mengelola berbagai kegiatan di kelas.

Kegiatan berikutnya adalah penyusunan Jadwal Piket Kelas. Bersama guru, murid membagi tugas menjaga kebersihan dan kerapian ruang kelas secara bergiliran. Guru menjelaskan bahwa kebersihan lingkungan belajar merupakan tanggung jawab bersama, sehingga setiap murid memiliki peran penting dalam menciptakan kelas yang bersih, sehat, dan nyaman.

Melalui jadwal piket, murid dibiasakan untuk bekerja sama, saling membantu, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekolah. Pembiasaan ini diharapkan dapat menanamkan karakter disiplin, tanggung jawab, dan gotong royong yang akan terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan penuh antusias. Murid aktif menyampaikan ide, berdiskusi dengan teman, serta mengikuti arahan guru dengan baik. Suasana kelas terasa hangat dan penuh kebersamaan, mencerminkan semangat awal yang positif dalam menyambut tahun pelajaran baru.

Pelaksanaan MPLS hari kedua ini menunjukkan bahwa pembelajaran tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan budaya positif di lingkungan sekolah. Dengan melibatkan murid dalam setiap proses pengambilan keputusan, mereka belajar untuk bertanggung jawab, menghargai pendapat orang lain, serta menjadi bagian aktif dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif.

🌟 Melalui penyusunan kesepakatan kelas, struktur organisasi, dan jadwal piket, SDN 16 Salama berkomitmen membangun kelas yang demokratis, tertib, bersih, dan penuh kebersamaan, sehingga setiap murid dapat belajar dengan nyaman, berkembang secara optimal, dan tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Potret Cerita 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat 2025 - SDN 16 Salama

Hari Jerapah Sedunia 21 Juni 2024 - SDN 16 Salama

Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas V: Memahami Surel (Surat Elektronik) dan Cara Menyusunnya - SDN 16 Salama